Jurnal Ilmu Sosial Dasar
JURNAL ILMIAH
PENGARUH
DARI PERMAINAN MODERN TERHADAP MASYARAKAT INDONESIA
Oleh Selvia Oktaviani
Jurusan Teknik informatika
Fakultas teknologi industri,
universitas gunadarma
Abstrak
Pada umumnya masuknya
budaya asing ke Indonesia sangat cepat perkembangannya. Masuknya budaya luar
bisa melalui banyak cara seperti, sarana multi media massa elektronik maupun
cetak, serta media dunia maya (internet dan social media) sangat mempengaruhi
perkembangan budaya Indonesia. Dampak yang ditimbulkan ada yang bersifat
positif dan ada yang negatif. Jika kebudayaan asing yang bersifat negatif
memasuki sendi-sendi kehidupan bangsa, terutama para generasi muda tanpa
diimbangi upaya pelestarian nilai-nilai budaya bangsa dikhawatirkan Bangsa
Indonesia akan kehilangan jati diri sebagai bangsa.
Budaya itu
sendiri adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh
sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Budaya
terbentuk dari banyak unsur yang rumit, termasuk sistem agama, politik, adat
istiadat, bahasa, perkakas, pakaian, bangunan, dan karya seni. Bahasa,
sebagaimana juga budaya, merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia
sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ketika
seseorang berusaha berkomunikasi dengan orang-orang yang berbeda budaya dan
menyesuaikan perbedaan-perbedaannya, membuktikan bahwa budaya itu dipelajari.
Globalisasi
adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh
dunia melalui perdagangan, investasi, perjalanan, budaya populer, dan
bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi
semakin sempit.
Awal
masuknya kebudayaan asing di Indonesia melalui penjajahan yang diakukan oleh
orang asing, mereka tidak hanya mengambil rempah-rempah saja tetapi memasukan
kebudayaan mereka di Indonesia sehingga kebudayaan rakyat Indonesia bercampur
dengan kebudayaan asing.
Kebiasaan
orang-orang barat yang biasa kita saksikan baik di media elektronik,
cetak maupun secara langsung seperti cara berpakaian dan mode yang
telah menjadi budaya masyarakat kita khususnya kalangan remaja.
Pengaruh ini dapat merambat lebih cepat ke golongan bawah akibat artis-artis di
jagad hiburan yang memiliki tingkat moderenisasi yang lebih tinggi. Dari
perilaku dan gayanya itulah di lihat sebagai contoh dan layak di tiru karena di
anggap lebih maju dan modern. Umumnya kalangan remaja Indonesia
berperilaku ikut-ikutan tanpa selektif sesuai dengan nilai-nilai agama yang di anut
dan adat kebiasaan yang mereka miliki. Para remaja juga merasa bahwa kebudayaan
di negrinya sendiri terkesan jauh dari moderenisasi. Sehingga para remaja
merasa gengsi kalau tidak mengikuti perkembangan zaman meskipun bertentangan
dengan nilai-nilai ajaran agama dan budayanya. Sehingga pada akhirnya para
remaja lebih menyukai kebudayaan barat, dibandingkan dengan kebudayaan kita
sendiri. Dan kini nilai-nilai kebudayaan kita semakin
terkikis karena di sebabkan oleh pengaruh budaya Asing yang masuk ke
Negara kita.
Jika
pengaruh-pengaruh di atas dibiarkan, mau apa jadinya genersi muda tersebut?
Moral generasi bangsa menjadi rusak, timbul tindakan anarkis antara golongan
muda. Hubungannya dengan nilai nasionalisme akan berkurang karena tidak ada
rasa cinta terhadap budaya bangsa sendiri dan rasa peduli terhadap masyarakat.
Padahal generasi muda adalah penerus masa depan bangsa.
Oleh karena itu,
untuk meningkatkan ketahanan budaya bangsa, maka Pembangunan
Nasional perlu bertitik-tolak dari upaya-upaya pengembangan kesenian yang
mampu melahirkan “nilai-tambah kultural”. Seni-seni lokal dan
nasional perlu tetap dilanggengkan, karena berakar dalam budaya
masyarakat. Melalui sentuhan-sentuhan nilai-nilai dan nafas baru, akan
mengundang apresiasi dan menumbuhkan sikap posesif terhadap pembaharuan dan
pengayaan karya-karya seni. Di sinilah awal dari kesenian menjadi
kekayaan budaya dan “modal social - kultural” masyarakat.
ISI
NIKOO : kita main angklung yukk.
Diky : enggak ah males, enggak jaman tau. mendingan main ps
atau game online gituh.
Fenomena tersebut sepertinya lazim di era modern seperti saat
ini. Saat ini anak-anak lebih cenderung untuk bermain main seperti ps atau
mainan-mainan moderen lainnya maina seperti angklung, gaple, congklak atau bisa
disebut mainan tradisional sudah jarang di temukan dimana-mana.
Budaya Asing masuk ke Indonesia membawa berbagai macam
pengaruh, yaitu pengaruh positif dan pengaruh negative. Salah satu contoh yang
dilihat dari sisi negative kebudayan asing yang datang ke Indonesia adalah gaya
hidup orang asing, mulai dari cara berpakaian sampai cara bergaul mereka. Namun
ada pula contoh yang dilihat dari sisi positif, yaitu teknologi yang dimiliki
orang asing lebih maju dari pada orang Indonesia.
Sering dan banyak sekali orang asing datang ke Indonesia
karena ingin melihat keindahan alam yang dimiliki oleh Indonesia tapi secara
tidak langsung mereka membawa kebiasaan yang dimiliki oleh orang asing, seperti
pakaian yang mereka pakai. Orang Indonesia sekarang ini telah mengikuti cara
berpakaian orang asing yang kurang sopan dan tidak seharusnya digunakan.
Sehingga melupakan pakaian yang seharusnya dipakai oleh bangsa Indonesia. Hal
itu berpengaruh dan berdampak buruk bagi orang Indonesia. Masih banyak lagi
sisi negative yang dimiliki, yaitu cara bergaul mereka yang terlalu bebas yang
menyebabkan kita terjerumus ke jalan yang salah.
Dan penampilan orang asing yang berambut
pirang, bola mata abu-abu, hijau, biru dan sebagainya, postur yang tinggi. Itu
sebenarnya gen yang dimilki oleh orang asing dan orang Indonesia berbeda, orang
Indonesia menganggap itu semua sebagai suatu kecantikan dan orang Indonesia
meniru itu semua. Itu juga tidak bagus, karena kita tidak bersyukur dengan apa
yang telah diberikan oleh Allah kepada kita.
Selain dilihat dari sisi negative ada pula sisi positifnya,
yaitu teknologi yang dimiliki oleh orang asing. Mereka memiliki ilmu
pengetahuan dan teknologi yang lebih maju dari bangsa Indonesia. Dengan adanya
orang asing di Indonesia, kita bisa mendapatkan informasi tentang teknologi dan
kita bisa belajar lebih jauh. Walaupun orang Indonesia memang masih tertinggal
jauh dalam teknologi.
Jadi dengan
datangnya orang asing ke Indonesia mempunyai dampak negative dan dampak positif
. Walaupun banyak orang asing yang datang ke Indonesia, mau tak mau kita harus
bisa menerima kebiasaan mereka tetapi hanya dari diri kita sendiri yang harus
bisa memilih, kita harus bisa membedakan yang mana yang bisa kita contoh dan
yang mana yang tidak sepantasnya dicontoh. penyebab masuknya budaya masuk asing
ke Indonesia
Masuknya budaya Barat ke Indonesia disebabkan salah satunya
karena adanya krisis globalisasi yang meracuni Indonesia. Pengaruh tersebut
berjalan sangat cepat dan menyangkut berbagai bidang kehidupan. Tentu saja
pengaruh tersebut akan menghasilkan dampak yang sangat luas pada sistem
kebudayaan masyarakat. Begitu cepatnya pengaruh budaya asing tersebut
menyebabkan terjadinya goncangan budaya(culture shock), yaitu suatu keadaan dimana
masyarakat tidak mamapu menahan berbagai pengaruh kebudayaan yang datang dari
luar sehingga terjadi ketidakseimbangan dalam kehidupan masyarakat yang
bersangkutan. Adanya penyerapan unsur budaya luar yang di lakukan secara cepat
dan tidak melalui suatu proses internalisasi yang mendalam dapat menyebabkan
terjadinya ketimpangan antara wujud yang di tampilkan dan nilai-nilai yang
menjadi landasannya atau yang biasa disebut ketimpangan budaya.
kebudayaan dari negara-negara maju atau Barat yang
memengaruhi sejumlah besar masyarakat dan kebudayaan di dunia ini. Kebudayaan
asing merupakan satu pengaruh yang didaftar para reponden sebagai pengaruh yang
berdampak besar pada masyarakat Indonesia. Banyak orang yang diwawancarai atau
mengisi angket meninggalkan kesan kekhwatiran bahwa generasi muda sekarang ini
meninggalkan cara hidup dan tradisi-tradisi kebudayaan Jawa karena ingin
mengikuti gaya hidup baru yang disediakan tradisi-tradisi, nilai-nilai atau
cara hidup Barat. Rasa ketakutan ini mudah dimengerti kalau menonton mtv asia
selama beberapa menit akan menyaksikan indoktrinasi kebudayaan asing yang luar
biasa, dari cara interaksi sampai penggunakan campuran bahasa inggris dan
bahasa indonesia untuk menunjukkan rasa trendi.
Kenaikan daya
tarik kebudayaan asing adalah fenomena baru yang berhubungan erat dengan media
massa melalui musik pop dan film-film populer yang ditayangkan dengan kesan
bahwa cara hidup ini adalah mewah, keren dan trendi. Sebagai akibatnya, banyak
orang terpikat oleh gaya hidup ini yang berasal dari negara-negara Barat itu
karena mereka percaya “kalian bisa menikmati cara hidup seperti ini.” Generasi
muda sekarang lebih bercenderung hendak ‘meloncat’ ke dalam situasi kemajuan
yang ada di negara-negara Barat. Karena masyarakat Jawa tak terlalu makmur atau
kaya, sudah masuk akal bahwa orang-orang yang telah mengalami gaya hidup
alternatif ini ingin melepaskan mereka sendiri dari situasi sekarang di
masyarakat Jawa dan mencapai kesempatan menjadi apa yang disediakan oleh pesan
kebudayaan asing dan cara hidupnya.
Kalau begitu, bahayanya sudah sangat nyata
bahwa orang-orang akan memisahkan diri mereka sendiri dari masyarakat dan
kebudayaan umum maka terbentuk nilai-nilai dan cara alternatif berdasarkan
model asing itu yang tersedia melalui televisi dan juga oleh para turis akan
tindakan-tindakan mereka. Mereka yang percaya bahwa kebahagiaan dan kemakmuran
selaras dengan nilai-nilai dan cara hidup Barat sudah mencapai jumlah besar di
dunia ini dan memang juga di antara kaum muda di masyarakat Jawa. Kepercayaan
ini yang menyediakan bahan bakar untuk penyebaran kebudayaan populer atau satu
kebudayaan alternatif berdasarkan elemen-elemen baru di dunia yang trendi dan
mode. Disini berada rasa ketakutan para responden dan mungkin masyarakat Jawa
akan pengaruh dari kebudayaan asing yang didominasi oleh kelompok-kelompok muda
yang ingin mengikuti fenomena global ini.
contoh-contoh budaya asing yang masuk ke indonesia
1. dr segi agama. kan kita tau semua agama di Indo berasal dr
negara asing,
dalam menyapa :
Muslim : asalamualaikum
Kristian: shalom
Buddha: namaste
Hindu : om swastyastu
2. budaya untuk menabung/bisnis dll, liat aja ilmu ekonomi
dll, asalnya dr mana tuh.
3. Negara-negara barat sering di bilang sangat bebas, karena
mereka menganut demokrasi liberal yang menjunjung tinggi kebebasan individu.
Ini memang benar tapi bukan tidak ada aturan yang mengatur ini. Banyak aturan
penting yang jelas mengenai banyak hal menyangkut tentang perkembangan anak-anak
dan remaja yang seharusnya di konsumsi dan dilakukan remaja. Seperti rokok,
minuman keras, pornografi, menyetir mobil, masuk klub malam, dan banyak lagi.
Buat hal-hal itu tidak ada alasan apapun untuk anak-anak dan remaja untuk
mengkonsumsi itu, dan aturan-aturan ini tidak bisa digoyang dengan uang.
4. Di Amrik, seorang remaja baru boleh ikut ujian SIM setelah
dia berumur lebih dari 17 tahun. Dan ujian yang dilakukan benar-benar ujian,
jadi kalo seseorang tidak lulus ujian SIM yah tetap tidak lulus walau mau bayar
berapapun enggak akan dapat walaupun dia seorang seleb terkenal sekalipun.
Ngebut di jalanan pun di larang disana dan terancam SIM nya bakalan di cabut,
bahkan ditiap mobil di sana di lengkapi dengan alat yang dapat membunyikan
alarm kantor polisi terdekat kalau dia ngebut.
aturan2 no 3 n 4 sama kan di Indonesia, cuma ktnya masih ada
oknum-oknum yg nakal yg bisa disuap, atau tidak tegas
Orang indonesia suka meniru budaya asing karna mereka fikir
apa yang mereka tiru itu baik, padahal banyak yang mereka tiru tidak baik.
Seperti gaya hidup bebas padahal bebas orang asing itu lain ini dikarenakan
kurangnya infornasi dan sosialisasi. Cara berpenampilan juga banyak ditiru
masyarakat indonesia contohnya memirang rambut,memakai kontak lensa, memutihkan
kulit, mengecat kuku, memakai pakaian minim. Bahkan ada orang indonesia yang
memakai bikini di pantai supaya sama dengan orang bule. Makanan dan minuman
dari barat ditiru karna menarik dan memanjakan lidah contohnya pizza, burger,
sphageti, jus,wine, dan masih banyak lagi.
Anak remaja lah yang sangat suka meniru budaya asing karna
kurangnya pengawasan orang tua dan karna anak adalah peniru terbaik. Budaya
asing banyak ditontonkan di televisi dan dari televisi ini lah remaja mulai
mengikuti budaya barat seperti berciuman dan berpelukan di tempat umum, padahal
berciuman dan berpelukan di tempat umum itu melanggar norma kesopanan, bukankah
anak remaja di ajarkan norma kesopanan?. Kebudayaan barat masuk ke Indonesia
dengan begitu cepatnya melalui akses teknologi dan informasi. Hal tersebut –
seperti telah tercantum diatas – semakin mempermudah remaja ataupun pemuda kita
untuk mengetahui kebudayaan yang masuk tersebut. Yang menjadi sebuah persoalan
ialah para remaja kita tidak melakukan filterisasi terhadap hal-hal asing yang
mereka ketahui, akan tetapi tanpa berpikir panjang mereka langsung menjiplak
dan menerapkan nila-nilai kebudayaan asing yang masuk tersebut kedalam
kehidupan sehari-hari mereka, seperti minum - minuman keras, seks bebas,
pemakaian obat-obatan terlarang dan hal-hal negative lainnya. Dan yang lebih anehnya, budaya tersebut telah
diikuti oleh sebagian remaja Indonesia. Fakta telah menunjukkan bahwa dalam
satu decade ini sedikitnya Jutaan remaja kita telah menjadi korban perusahaan
nikotin-rokok. Selain itu Lebih dari 2 juta remaja Indonesia ketagihan Narkoba
(BNN 2004) dan lebih 8000 remaja terdiagnosis pengidap AIDS (Depkes 2008).
Disamping itu, moral anak-anak dalam hubungan seksual telah memasuki tahap yang
mengawatirkan. Data-data yang lain juga menyebutkan bahwal lebih dari 60%
remaja SMP dan SMA Indonesia, sudah tidak perawan lagi. Perilaku hidup bebas
telah meruntuhkan sendi-sendi kehidupan masyarakat kita. Berdasarkan hasil
survei Komnas Perlindungan Anak bekerja sama dengan Lembaga Perlindungan Anak
(LPA) di 12 provinsi pada 2007 diperoleh pengakuan remaja bahwa :
Sebanyak 93,7% anak SMP dan SMU pernah melakukan ciuman,
petting, dan oral seks.
Sebanyak 62,7% anak SMP mengaku sudah tidak perawan.
Sebanyak 21,2% remaja SMA mengaku pernah melakukan aborsi.
Dari 2 juta wanita Indonesia yang pernah melakukan aborsi, 1
juta adalah remaja perempuan.
Sebanyak 97% pelajar SMP dan SMA mengaku suka menonton film
porno.
Di indonesia norma kesopanan hampir tak dikenal karna
banyaknya budaya asing yang masuk ke indonesia. .Tidak semua budaya asing
membawa dampak positif bagi generasi muda saat ini,untuk itu kita sebagai
generasi muda harus dapat memilah-milah budaya asing yang masuk ke
indonesia.Dalam menyikapi kebudayaan yang masuk kita harus berupaya
menanggulanginya agar jati diri kita sebagai anak bangsa tidak rusak.
Banyaknya tindak
kejahatan yang terjadi saat ini juga tidak lepas dari budaya asing yang masuk,
tindak kriminal, narkoba,tawuran, perkosaan, pergaulan bebas terjadi karena
generasi muda kita meniru kebudayaan asing yang menurut mereka sudah tidak tabu
lagi untuk diikuti. Inilah fenomena yang terjadi pada generasi muda kita saat
ini akibat tidak bisa memilah budaya asing yang masuk.Dalam hal ini pemerintah
dan juga kita sebagai generasi muda mulai saat ini, jangan begitu saja menerima
budaya asing yang masuk agar generasi muda Indonesia tidak hancur dan kita
semua dapat membangun Indonesia menjadi negara yang Maju tanpa pengaruh budaya
asing.
Dari masalah ini
semua yang mendasarinya adalah arus globalisasi yang tak bisa dibendung lagi.
Arus globalisasi begitu cepat merasuk ke dalam masyarakat terutama di kalangan
muda. Pengaruh globalisasi terhadap anak muda juga begitu kuat. Pengaruh
globalisasi tersebut telah membuat banyak anak muda kita kehilangan kepribadian
diri sebagai bangsa Indonesia. Hal ini ditunjukkan dengan gejala- gejala yang
muncul dalam kehidupan sehari- hari anak muda sekarang.
Dari cara
berpakaian banyak remaja- remaja kita yang berdandan seperti selebritis yang
cenderung ke budaya Barat. Mereka menggunakan pakaian yang minim bahan yang
memperlihatkan bagian tubuh yang seharusnya tidak kelihatan. Pada hal cara
berpakaian tersebut jelas- jelas tidak sesuai dengan kebudayaan kita. Tak
ketinggalan gaya rambut mereka dicat beraneka warna. Pendek kata orang lebih
suka jika menjadi orang lain dengan cara menutupi identitasnya. Tidak banyak
remaja yang mau melestarikan budaya bangsa dengan mengenakan pakaian yang sopan
sesuai dengan kepribadian bangsa.
internet
merupakan teknologi yang memberikan informasi tanpa batas dan dapat diakses
oleh siapa saja. Apa lagi bagi anak muda internet sudah menjadi santapan mereka
sehari- hari. Jika digunakan secara semestinya tentu kita memperoleh manfaat
yang berguna. Tetapi jika tidak, kita akan mendapat kerugian. Dan sekarang ini,
banyak pelajar dan mahasiswa yang menggunakan tidak semestinya. Misal untuk
membuka situs-situs porno. Bukan hanya internet saja, ada lagi pegangan wajib
mereka yaitu handphone. Rasa sosial terhadap masyarakat menjadi tidak ada
karena mereka lebih memilih sibuk dengan menggunakan handphone.
Dilihat dari sikap, banyak anak muda yang
tingkah lakunya tidak kenal sopan santun dan cenderung cuek tidak ada rasa
peduli terhadap lingkungan. Karena globalisasi menganut kebebasan dan
keterbukaan sehingga mereka bertindak sesuka hati mereka. Contoh realnya adanya
geng motor anak muda yang melakukan tindakan kekerasan yang menganggu
ketentraman dan kenyamanan masyarakat.
Cara menangani budaya asing yang masuk ke indonesia
cara-cara menghadapi budaya asing
A. menyaring budaya-budaya
asing
budaya yang masuk ke negara kita harus yang sesuai dengan
kepribadian bangsa jika tidak sesuai maka akan merusak kepribadian bangsa kita
sendiri. Memfilter budaya asing harus
B. mencintai atau
membeli produk dalam negeri sendiri.
orang indonesia lebih suka membeli barang luar negeri
ketimbang barang dalam negeri hal ini lah yang memudahkan budaya asing masuk ke
indonesia. Sehingga orang Indonesia lupa pada produk/barang dalam negeri yang
beraneka ragam dan kualitasnya tidak kalah dengan kualitas luar negeri. jadi
kita harus lebih mencintai dan membeli produk dalam negeri agar budaya asing
tidak mudah masuk.
C. meningkatkan
produksi dalam negeri agar dapat bersaing dengan produksi negara-negara maju.
Kita sebagai negara terkaya sumber daya alamnya harus dapat
meningkatkan mutu dan pruduksi agar dapat bersaing dengan negara lain, banyak
SDA dan SDM di Indonesia yang belum dikelola hal inilah yang membuat produksi
kita kalah dengan produksi negara lain. Akibat tidak dikelolanya SDM dan SDA
Indonesia banyak perusahaan asing yang mengelola SDM dan SDA kita. Jadi kita
harus lebih kreatif dan invofatif dalam
mengelola SDA dan SDM agar tak dikelola negara lain.
D. berusaha mengikuti
perkembangan iptek.
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi di Indonesia
tertinggal jauh dan sangat memprihatinkan dibanding Negara-negara Eropa dan
Amerika Serikat bahkan pula di Negara-negara Asia misalnya Jepang dan China.
Hal ini disebabkan karena :
Masih terbatasnya orang indonesia yang mendapat pendidikan
barat terutama pendidikan tinggi.
Kurangnya keinginan dari pemerintah maupun perusahaan swasta
yang ada di Indonesia untuk melakukan ahli teknologi
Tidak adanya inovasi teknologi yang berarti di dalam
masyarakat indonesia itu sendiri,ilmu pengetahuan dan teknologi di indonesia
mulai berkembang dimana ditandai dangan adanya perguruan tinggi dan pusat-pusat
penelitian seperti lembaga ilmu pengetahuan (LIPI) dan juga badan pengkajian
dan penerapan teknologi (BPPT)
Mencoba mengikuti IPTEK adalah hal yang harus dilakukan karna
memberikan kita manfaat seperti memberi berbagai kemudahan,dan mempermudah
meluasnya informasi. Tetapi dengan kita mengikuti IPTEK juga akan menimbulkan
dampak negatif contohnya mempengaruhi pola pikir, hilangnya budaya tradisional,
dan banyak menimbulkan kerusakan.
E. tidak meniru gaya
hidup bermewah-mewahan.
Kita harus kaya tapi gak harus bermewah-mewahan.Ada fenomena
menarik di negeri tercinta ini, menurut data setelah kenaikan BBM angka
kemiskinan meningkat, bahkan korban busung lapar sudah juga menimpa kota
Jakarta. Nggak terlalu sulit juga kita melihat orang-orang di pinggiran memasak
dengan cara lama: pake kayu bakar. Benarkah rakyat kita miskin?
Ups malu dong bangsa kaya seperti Indonesia ini di bilang
miskin. Lho kok malu mas? lah iya dong wong kemarin saja selesai sebuah pameran
mobil, banyak sekali orang yang inden mobil mewah dengan harga ratusan juta
hingga milyaran kok!..jangan dibilang orang Indonesia miskin, banyak lo orang
kayanya. Kalo masih nggak percaya, itu lo kemarin habis hajatan Jakarta Fair,
penyelenggaranya saja bilang omsetnya mencapai 2 trilliun.
Tapi kan nggak bisa mas menilai orang kaya dari itu semua!
ehhmmmm...susah juga ngomongnya. Sebenarnya gimana sih?
Saya sih berusaha husnudzon alias berprasangka baik, OK
katakanlah yang beli mobil-mobil mewah inden itu adalah orang yang benar-benar
kaya hasil keringat, bisnis atau memang gajinya sekelas direktur perusahaan
bonafid, atau paling tidak dapat warisan dari enyak babenya. Kalau mobil
sekelas Alfard yang harganya sekitar Rp 600 jt-an (bener nggak ya? yah
kira-kira aja deh) kalo yang beli ada 10 orang aja udah dapet angka Rp 6 M,
BANYAK BANGET YE....
TUUUIIINNNNGGGGG......saya langsung mengkhayal! coba saja
kalo Rp 6M itu dibuat paket Rp 1 juta aja bisa dapat 6,000 paket. Paket apaan
tuh man?
Katakanlah
1,000 paket untuk modal kerja buat yang mau usaha
1,000 paket lagi buat beasiswa anak sekolah
1,000 paket lagi buat berobat yang pada sakit
1,000 paket lagi buat subsidi manula
1,000 paket lagi buat bikin perpusatakaan tingkat RT
1,000 paket lagi buat perbaikan MCK
Wah dahsyat ya....pasti berkurang tuh orang miskinnya...
Waktu saya coba sampaikan ini ke beberapa teman pada ngomong:
Ente mimpi aja terus! Nggak mungkin bleh, kan terserah orang
yang punya duit mau diapain saja terserah duitnya sendiri kok....
Ini kan untuk bisnis, you have to show your style! kalo elo
cuma pake avanza butut mana dianggap!!!!
Well, terserah deh man, ane cuma mau bilang kita semua memang
wajib kaya, harus kaya dan memang harus bekerja keras untuk menjadi kaya.
Kenapa? karena memang jadi kaya itu mempermudah kita untuk berbuat kebaikan,
bahkan kuantitas kebaikan kita bisa lebih besar lagi kalau kita kaya.
Yang jadi persoalan saat ini banyak sekali jargon-jargon,
seminar-seminar cara cepat menjadi kaya hanya mengajarkan bagaimana memperkaya
diri, bahkan dengan sangat jelas mengajarkan bagaimana kita mengejar demi untuk
kekayaan pribadi kita. Memang berhasil, tapi saya khawatir makna kekayaan hanya
diukur dari berapa properti yang dimiliki, berapa banyak deposito dan
reksadana, berapa banyak mobil dan pesawat jet yang dimiliki. Salahkah? nggak
sebagian materinya wajib kita ikutin dan bisa kita terapkan dalam meraih
kekayaan dengan cara benar dan halal, cuma perlu ada rem-nya. Saya punya teman
bisnisnya milyaran tapi masih suka wara-wiri pake motor, biar irit katanya.
Tadinya saya kira orang ini pelit, tapi ternyata, ini orang Raja Sedekah! punya
duit dikit langsung beli beras karungan lagi dibikin paket kecil-kecil lalu
dibagikan ke saudara, tetangga, dll...baru segitu yang ane bisa. Kalo mau ambil
kredit Bentley sih dia sanggup banget, tapi dia bilang ane nggak setega itu,
masih banyak yang susah kok pake gaya-gayaan begitu.
ane jadi ingat surat At-Takatsur
F. meningkatkan iman
dan takwa pada Tuhan YME
cara menangani budaya asing yang paling efektif ialah dengan
mendekatkan diri kepada tuhan YME, karna dengan mendekatkan dri kepada tuhan
YME kita akan sadar bahwa budaya kita lebih baik dari pada budaya asing. Dengan
cara sembahyang, berdoa, mengerjakan amal baik, bergaul dengan orang yang
beriman, tidak bermewah-mewahan dan lainnya.
Saran dan himbuan
Saran menangani budaya asing yang masuk ke indonesia ialah
dengan cara bersosialisasi dan menambah informasi. Kebudayaan itu dapat
dilihat, didengar, dirasakan, dan dipakai (dipergunakan).
Yg dapat dilihat itu seperti produk seni lukis, seni patung,
seni pahat, dan berbagai senirupa lainnya. Yg dapat didengar itu bisa seni
musik, seni olah kata (syair, pantun) dan senisuara lainnya. Yg dapat dirasakan
itu berupa makanan dan minuman. Yg dapat dipakai (dipergunakan) itu berupa
kain, pakaian, peralatan kerja, peralatan upacara, senjata, pakaian adat,
pakaian upacara, dll.
Nah, budaya daerah itu adalah semua hal di atas yg merupakan
khas suatu daerah.
Bagaimana kita bisa melestarikan budaya daerah Indonesia yg
dikatakan Bhineka Tunggal Ika, banyak jenis, banyak ragam budaya itu?
Segala yg dapat dilihat harus bisa diperlihatkan, apa yg
dapat didengar harus sering diperdengarkan, apa yg dapat dirasakan harus sering
disuguhkan, apa yg dapat dipakai harus dijadikan pakaian utama dalam berbagai
kegiatan. Semua kesempatan itu tidak hanya dilakukan di daerah itu saja, tetapi
bisa dilakukan saling tukar budaya . . . misal dalam suatu kontes seni musik,
seni suara, kontes pakaian adat, kontes senirupa (bisa seni patung, seni lukis),
bahkan bisa dilakukan ke mancanegara untuk memperkenalkan budaya daerah
Indonesia.
Misalkan saja dalam acara pelantikan anggota wakil rakyat
daerah, diharuskan memakai pakaian upacara daerah setempat . . . bukan JAS
(memangnya Indonesia daerah dingin!?) atau kemeja dgn dasi atau baju safari
(itu tidak menghargai budaya daerah/nasional) . . . dan pada pelantikan wakil
rakyat di pusat, setiap wakil daerah harus menggunakan pakaian adat daerah yg
diwakilinya . . . padahal mereka itu belum tentu orang dari daerah yg
diwakilinya, bisa saja seseorang yg diDROP dari Jakarta ditampilkan sebagai
wakil daerah . . . itulah mungkin kenapa mereka itu tidak pernah terlihat
bangga dengan budaya daerahnya . . . wakil rakyat daerah bohongan.
Bisa sj pada satu waktu dilakukan pesta budaya di suatu kota
(daerah), diundanglah peserta kebudayaan (yg dilihat, didengar, dirasakan dan
dipakai) dari berbagai daerah untuk ikut meramaikan. Di lain waktu dilakukan di
kota (daerah) yg lain . . . begitu bergilir dalam setahun, maka berbagai
organisasi kebudayaan daerah itu akan mendapatkan tempat di hati masyarakat dan
anggotanya mendapatkan kesempatan kerja/usaha ataupun penghidupan dalam rangka
melestarikan budaya daerahnya.
Kalau kebudayaan itu dapat diperlihatkan, diperdengarkan,
disuguhkan, maka kebudayaan itu bisa menjadi daya tarik pariwisata Indonesia
=> sumber devisa => pemasukan daerah/negara => untuk membayar pelaku
budaya
Komentar
Posting Komentar